Kuala Pembuang, 31 Juli 2024, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan Membuka Acara pada Kegiatan Pertemuan Tatap Muka 1 Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 11 (daerah khusus), di Kabupaten Seruyan Tahun 2024 yang diadakan oleh Balai Guru Penggereak (BGP) Provinsi Kalimantan Tengah serta di hadiri oleh Penjab PGP DASUS Provinsi Kalimantan Tengah Bapak M. Zainudinoor, S.Si,MPd danĀ Ibu Fasilitator Mufidatul Ummah, S.Pd dari Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur serta Ibu Fasilitator Fitria, S.Pd.SD dari Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah . Dalam Sambutan nya kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan Rusdi Hidayat, S.Sos Menyampaikan Kegiatan pembelajaran tatap muka 1 ini rencananya akan dilaksanakan selama 7 hari efektif. Didampingi oleh fasilitator yang telah dibekali secara khusus untuk program ini, dan para cgp akan dibekali dengan modul-modul yang membantu untuk memiliki pemahaman dan menyusun strategi perwujudan pendidikan yang berpusat pada murid, memiliki pemahaman akan pentingnya nilai dan peran guru penggerak, mengidentifikasi kompetensi diri guru penggerak, memiliki pengetahuan dasar akan berpikir sistem dan strategis, menentukan prakarsa perubahan dengan pendekatan berbasis aset, hingga memiliki pemahaman arti penting menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar murid.
Guru penggerak dapat dikatakan sebagai pelatihan kepemimpinan bagi guru, sehingga akan tercipta ekosistem mengajar yang berkelanjutan. Namun demikian, program ini juga perlu dibarengi dengan berbagai hal pendukung yang dapat meningkatkan kualitas belajar mengajar menjadi lebih baik. Sarana dan prasarana merupakan salah satu pendukung penting dalam melaksanakanan kegiatan belajar mengajar. Terciptanya ekosistem pembelajaran juga harus dibarengi dengan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Hal ini terutama untuk sekolah-sekolah di daerah yang masih memerlukan banyak dukungan sarana dan prasana untuk kegiatan belajar mengajar. Apalagi menghadapi era new normal saat ini, pengajaran mulai ditekankan untuk lebih aktif dan kreatif. Hal ini juga tantangan baru bagi guru dan sekolah, terutama di daerah-daerah. Kebiasaan lama menggunakan metode klasik dan manual juga menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan sekolah.
Saya berharap kepada bapak ibu yang saat ini akan melaksanakan pertemuan tatap muka 1 agar tetap semangat dan berjuang dengan sungguh-sungguh, karena bapak ibu saat ini sudah terpilih dari beberapa pendaftar angkatan 11. Dipundak bapak dan ibu terbebani sebuah tanggungjawab mulia menggerakan semua elemen yang ada di sekolah bapak dan ibu untuk bergerak pada suatu tujuan yaitu kesejahteraan peserta didik sesuai dengan profil pelajar pancasila.

